Showing posts with label iman. Show all posts
Showing posts with label iman. Show all posts

Peran Kakek Boutros Boutros-Ghali

25 December 2007

Boutros Boutros-Ghali, adalah orang pertama yang menjadi Sekeratris Jenderal PBB. Ternyata dia memiliki tradisi politik dalam keluarganya. Kakeknya, yang bernama, Boutros Ghali, adalah satu-satunya Perdana Menteri Mesir yang Kristen. Dia dibunuh tahun 1910. Penduduk Kairo mengelu-elukan pembunuh yang berasal dari suatu kelompok keagamaan garis keras.

Keluarga Boutros Ghali tidak ingin rakyat Mesir melupakan jasa almarhum. Karena itu mereka mengambil namanya, Boutros (Petrus) untuk diberikan kepada nama cucunya. Mereka juga membangun gereja di Kairo untuk mengenang sang Perdana Menteri.

Pada nisan Boutros Ghali tertulis kata-kata: "Tuhanlah yang menjadi saksi bahwa aku telah mengabdikan segenap kemampuanku kepada negeri ini."

Boutros Boutros-Ghali mengaku bahwa kakeknya sangat mempengaruhi dirinya. Dia berkata,

"Bagi seorang anak yang tumbuh dewasa dengan teladan seperti itu, menimbulkan dampak yang sangat besar. Saya merasa telah mengkhianati tradisi keluarga kami jika saya tidak mau mengemban peran politik."

Tentara Malaikat

11 November 2007

John Paton adalah seorang misionaris yang dikirim ke kepulauan New Hebrides. Pada suatu malam, ada sekelompok orang dari suku setempat mengepung rumah misionaris itu. Mereka berniat membunuh Paton dan membakar rumahnya. Semalaman, Paton dan istrinya berdoa supaya Tuhan melindungi mereka. Saat fajar merekah, mereka kaget karena para pengepung itu sudah pergi.

Setahun kemudian, kepala suku menerima Kristus sebagai Tuhannya. Saat mengingat kembali peristiwa pengepungan itu, Patton bertanya pada kepala suku, mengapa mereka mengurungkan niat menyerang dia dan keluarganya.

Kepala suku menjawab,"Siapa para pria yang ada di sana saat itu?" Paton heran karena tidak ada orang lain yang ada di sana. Kepala suku lalu bercerita bahwa mereka urung menyerang karena takut setelah melihat ada ratusan orang yang berpakaian bersinar-sinar menjaga rumah Paton sambil membawa pedang.

.........................................................................................................
Karena Anda telah diberkati oleh kisah-kisah ini, sekarang giliran Anda memberkati penulis blog ini dengan mengklik iklan-iklan Google yang dipasang di blog ini. Terimakasih.