Showing posts with label pengharapan. Show all posts
Showing posts with label pengharapan. Show all posts

Ludes Dilalap Api

27 December 2007

Thomas Edison adalah penemu microphone, phonograph, lampu pijar, accu, film bersuara dan lebih dari 1000 temuan lainnya. Suatu malam di bulan Desember 1914, dia sedang merampungkan karyanya yaitu baterai penyimpan tenaga yang sudah dia kerjakan selama 10 tahun. Proyek ini telah menghabiskan banyak biaya. Tiba-tiba terjadi kebakaran di ruangan penyimpanan film.Padahal di ruangan itu tersimpan bahan-bahan yang mudah sekali terbakar. Dalam sekejap ruangan itu dilalap api.

Pemadam kebakaran yang didatangkan dari delapan kota sekitarnya tidak mampu memadamkan api. Tanpa ampun, api melalap aset senilai sekitar dua juta dollar (Bangunan itu hanya diasuransikan sebesar $238,000).

Apakah musibah itu memukul semangat sang Penemu? Charles (24 tahun), anak Thomas Edison bersaksi: Dia melihat ayahnya sedang berdiri melihat kebakaran itu dengan tenang. Wajahnya berkilat-kilat karena memantulkan nyala lidah-lidah api. Rambutnya yang mulai memutih berkibar-kibar ditiup angin. "Saya menaruh kasihan pada ayah," kata Charles,"dia sudah berusia 67 tahun, sudah tidak muda lagi. Segala miliknya sudah dilalap api." Tiba-tiba Edison berteriak padanya. "Charles, dimana ibumu?" Charles mengatakan kalau dia tidak tahu."Carilah dan ajak dia ke sini. Dia tidak akan pernah melihat pemandangan seperti ini lagi," perintah Edison .

Paginya, Edison melihat sisa-sisa kebakaran dan berkata,"ada keuntungan besar dari musibah ini. Semua kesalahan kita ikut terbakar. Puji Tuhan, kita bisa memulai yang baru."

Tiga minggu setelah kebakaran, Edison merampungkan karya temuan phonograph.

Terikat di Perahu

13 November 2007

Sebuah perahu nelayan nyaris tenggelam di perairan dingin dekat kepulauan Vancouver. Di atas perahu yang perlahan-lahan mulai masuk ke dalam air itu, masih ada dua nelayan yang terikat dengan tali nilon. Mereka tidak punya pisau atau alat pemotong lainnya. Jika tidak segera bisa melepaskan diri, keduanya bisa terseret ke dasar lautan yang dingin dan mati tenggelam. Selama dua jam, dua orang ini bergantian mengunyah tali itu. Beberapa menit sebelum perahu itu akhirnya tenggelam ke dalam lautan, mereka berhasil memutuskan tali itu dan selamat.