Talenta yang Terkubur

14 January 2008
Dante Bartiel Rossetti, adalah penyair puisi dan seniman ternama pada abad ke-19. Suatu hari ada seorang kakek mendatangi dia sambil membawa beberapa sketsa dan lukisan. Dia meminta Rossetti melihat dan menilai sketsa dan lukisan itu. Dia ingin tahu apakah karya itu sudah bagus atau setidaknya ada potensi terpendam.

Rossetti mengamati dengan seksama. Dalam sekejap dia tahu bahwa karya itu tidak menunjukkan adanya talenta seni sama sekali. Dengan bahasa sehalus mungkin dia mengatakan hal itu dengan jujur. Dia merasa tidak enak mengatakan hal itu, tetapi dia tidak mau berbohong.

Kakek itu merasa kecewa sekali, tetapi dia menghormati penilaian Rossetti. Dia minta maaf karena sudah menyita waktu Rossetti. Sebelum pulang dia mengajukan permintaan sekali lagi agar Rossetti bersedia memberikan penilaian karya lukisan yang lain. Kali ini karya seorang siswa jurusan seni.

Rossetti mengamati lukisan yang disodorkan. Dia terlihat sangat antusias mengamati lukisan itu karena ada talenta seni dalam lukisan itu. "Nah, yang ini baru bagus," kata Rossetti, "anak muda ini memiliki talenta seni yang luar biasa. Dia harus dibimbing dan diberi semangat di dalam meniti karir sebagai seniman. Dia punya masa depan yang cerah asalkan dia mau bekerja keras."

Mendengar kata-kata Rossetti, mata kakek itu tampak berkaca-kaca. "Ngomong-ngomong, siapa sih seniman muda ini? Apakah dia anak Anda?" tanya Rossetti

"Bukan," jawab kakek itu dengan raut muka sedih. "Lukisan ini adalah karya saya 40 tahun yang lalu. Andai saja dulu saya mendengarkan pujian ini, maka......" dia tidak meneruskan ucapannya. Dia hanya menghela napas panjang. "Saya terlalu cepat putus asa dan segera menyerah."

::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+
>>>Lihat video karya saya di sini>>>>>
http://www.beoscope.com/purnawan/index.php

0 komentar: