Beberapa hari kemudian, pria itu menemui majelis gereja dan mengeluh perilaku Moody. Menurutnya, Moody "melakukan hal yang lebih berbahaya bila dibandingkan dengan perbuatan baik 10 orang di Chicago." Menanggapi hal ini, majelis gereja lalu menegur D.L. Moody agar tidak terlalu gegabah dalam bersaksi.
Tiga bulan kemudian, saat menginap di YMCA, Moody dibangunkan oleh orang yang mengetuk pintu. Ternyata tamu itu adalah pria yang pernah diberi kesaksian oleh Moody pada malam itu. "Saya ingin berbincang-bincang soal jiwa saya," katanya kepada Moody. Dia meminta maaf atas perbuatan yang tidak menyenangkan yang dulu. Dia mengaku sejak malam itu dia menjadi gelisah. Moody lalu membimbing pria ini untuk mengenal Kristus. Pria ini kemudian menjadi pekerja yang rajin di dalam pelayanan Sekolah Minggu.
,
::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+::+
http://purnawan-kristanto.blogspot.com
>>>Lihat video karya saya di sini>>>>>
http://www.beoscope.com
0 komentar:
Post a Comment