Samuel Wesley, ayah John Wesley, adalah seorang pendeta yang setia. Di antara jemaat yang dia gembalakan, ada seorang yang tidak menyukai dia. Tanggal 9 Februari 1709, tiba-tiba api melalap rumahnya di Epworth. Kemungkinan besar, api itu disulut oleh jemaat yang tidak suka padanya. Pada saat api masih menyala-nyala, John Wesley yang belum genap berusia enam tahun berdiri di lantai atas dengan kebingungan. Dua orang tetangganya menolong John. Seorang berdiri di atas bahu yang lain dan menarik John keluar melalui jendela. Pertolongan itu itu diberikan tepat waktu, karena beberapa saat kemudian atap rumah itu runtuh.
Samuel Wesley lalu mengumpulkan keluarga dan semua tetangganya. Dia berkata,"Mari kita berdoa. Mari kita mengucap syukur pada Tuhan. Dia telah menyelamatkan delapan anak kami. Biarlah rumah itu terbakar. Saya sudah cukup kaya dengan keluarga saya."
0 komentar:
Post a Comment