Sarah Winchester tak Mau Mati

01 December 2007

Suami Sarah Winchester adalah orang yang kaya. Dia membuat dan menjual senjata api. Tahun 1918, suami Sarah meninggal dunia karena sakit influenza dan meninggalkan harta warisan dalam jumlah yang besar. Sarah lalu pindah ke San Jose, California.

     Sarah sangat tertarik pada dunia perdukunan. Karena masih bersedih karena ditinggal suami, Sarah menemui seorang dukun. Dia ingin berkomunikasi dengan arwah suaminya. Dukun yang kerasukan roh seperti suami Sarah itu memberi pesan kepadanya,"Sepanjang kamu terus-menerus membangun rumah, maka kamu tidak akan mati."

     Sarah mempercayai perkataan roh itu. Dia lalu membeli rumah besar dengan 17 kamar yang belum selesai dibangun. Dia meneruskan pembangunan rumah itu dan hal itu terus berlangsung hingga dia meninggal. Sarah mengeluarkan biaya sebesar 5 juta dollar untuk membuat 150 kamar, 14 kamar mandi, 2.000 pintu, 47 perapian dan 10.000 jendela.  Padahal saat itu upah pekerja bangunan masih 50 sen per hari.  Selain itu Sarah juga masih meninggalkan bahan bangunan yang cukup untuk meneruskan pembangunan selama 80 tahun lagi. Hari ini rumah itu menjadi tempat tujuan wisata.

0 komentar: