Pahlawan Iman

10 December 2006
"Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya". (Ibrani 10:35)

Uskup Festus Kivengere dari Uganda menceritakan penganiayaan yang dilakukan diktator Idi Amin terhadap orang Kristen Uganda, 1973:" 10 Februari adalah hari yang tak terlupakan... Saya diijinkan penguasa untuk berbicara dengan orang-orang yang akan dihukum mati.... Tangan mereka diborgol dan kaki mereka dirantai. Mereka diturunkan di tengah stadion dari sebuah truk. Pasukan penembak sudah siap di situ
Ketika mendekat, saya melihat wajah mereka berseri-seri. Mereka berkata, 'Uskup, terimakasih karena sudah datang. Saya ingin bersaksi. Ketika saya ditangkap, di penjara saya menerima Yesus sebagai Juruselamat. Dia menghapus dosa-dosaku! Sorga kini terbuka dan tidak ada lagi yang mengahalngi antara saya dengan Tuhan! Tolong beritahu anak dan istri saya bahwa saya sudah bersama Yesus. Katakan juga supaya mereka juga menerima Dia.'
"Dua orang lagi bercerita kisah yang sama. Saya merasa harus mengatakan semua itu kepada para tentara itu, dengan bahasa yang mereka mengerti. Tentara yang berdiri dengan senjata terkokang itu terlihat kebingungan.
"Tiga orang itu berdiri menghadap regu penembak dengan tegar. Mereka mengangkat tangan dan melambaikan ke arah penonton. Penonton ikut melambaikan tangan. Suara tembakan memecah keheningan, lalu ketiganya bersama Yesus…"
"Minggu berikutnya, saya menceritakan pembunuhan tiga orang ini dalam kebaktian di kota kelahiran salah satu orang yang mati itu. Pada mulanya, jemaat terlihat berduka. Akan tetapi ketika saya menceritakan kesaksian orang itu, perkabungan itu berubah menjadi puji-pujian pada Tuhan! Banyak orang yang berbalik kepada Tuhan."
Dalam Ibrani 11, kita membaca daftar orang-orang yang menderita karena iman mereka. "Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan." (Ibrani 11:37). Tidak hanya di Uganda atau di Israel, di Indonesia pun ada banyak orang Kristen yang menjadi martir Allah. Ada baiknya kalau kita mendokumentasikan kepahlawanan mereka sehingga bisa menjadi sumber teladan bagi banyak orang. (Wwn)

Tuhan, ajarku supaya bisa meneladani keteguhan hati para martir di dalam mempertahankan iman mereka. Beri aku kekuatan ketika aku harus mempertanggunjawabkan imanku di hadapan orang lain.

0 komentar: